Minggu, 30 Agustus 2015
Kesaksian Personal : Bagian Ketujuh Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara semua.
“Untuk siapa Anda menulis?” demikian pertanyaan dilontarkan kepada Nadine Gordimer, penulis terkemuka Afrika Selatan, peraih hadiah Nobel Sastra 1991. Pertanyaan ini memiliki banyak turunan: dari manakah karakter dalam fiksi muncul? Apakah penulis harus berpijak pada realitas terdekat, berpihak pada keprihatinan yang dialami bangsa, ikut serta
Kesaksian Personal : Bagian Keenam Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang saya hormati.
Penggunaan kata ubah dalam berbahasa, sebagai contoh, yang bila diimbuh menjadi mengubah, berubah, perubahan, pengubahan, perlu diperhatikan secara saksama sehingga tidak tersua lagi kata berobah, perobahan, pengobahan. Akar kata ubah bukan rubah (nama binatang), robah (tidak ada pada Kamus Besar Bahasa Indonesia). Begitu pula untuk diksi
Kesaksian Personal : Bagian Kelima Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang budiman.
Kembali ke RMI, saya masih mengikuti biarpun mungkin tidak secermat dulu. Sesungguhnya saya pernah diminta untuk memberi ulasan (terutama sajak dan cerpen), tetapi saya khawatir tidak mampu menjaga kesinambungan. Padahal inilah yang pernah ditawarkan Abrar Yusra ketika kami sama bermarkas, sama mengajar, di RP INS Kayu Tanam. Menurut Abrar
Kesaksian Personal : Bagian Keempat Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang bermartabat. Di masa jadi korektor itu saya gamang apakah saya akan mampu menulis karya yang bagus? Kemudian saya juga sempat menyimak Albert Camus, Penerima Hadiah Nobel Sastra 1957: “Setiap orang, dengan alasan yang kuat, setiap seniman, sastrawan, ingin diakui.” Lalu, apa kelak saya bisa diakui, diterima, dalam blantika sastra? Untuk itu, saya
Kesaksian Personal : Bagian Ketiga Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang baik.
Dengan “pengalaman” sastra seperti itu, saya kian tertarik dengan kehadiran “RMI 1976” namun, kesibukan rutin saya yang tidak bisa diundur-undur dengan pekerjaan menjadi korektor tidak memungkinkan saya bertemu dan berdiskusi banyak dengan para penulis pemula yang datang silih-berganti. (Hujan lebat, petir dan kilat membahana, puting beliung,
Kesaksian Personal: Bagian Kedua Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang kreatif.
Ke rumah kontrakan RMS di Koto Marapak, Kota Padang, saya beberapa kali bertamu, sehingga saya mengenal istri RMS dan anak-anak yang masih kecil-kecil. Ke sana saya belajar dan berdiskusi sastra, meminjam buku-buku sastra penting dan bundel majalah Horison (semua pinjaman kemudian saya kembalikan). Di tempat-tinggal RMS pula saya jumpa dan
Kesaksian Personal : Orasi Sastra Darman Moenir
Oleh Darman Moenir
Saudara-saudara yang mulia.
SAYA berbahagia berpidato sastra yang bersifat personal pada hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2015.
Betapa lagi pidato ini harus dimulai dengan menyebut halaman Remaja Minggu Ini (RMI) Harian Haluan yang berawal pada 1976 dan berakhir 1999. Ruang ini jadi persemaian kelahiran sastrawan dari Sumatera Tengah penggal kedua abad lampau. Pula,
Jumat, 28 Agustus 2015
Situs Revolusi Mental Tumbang Meskipun Baru Diluncurkan
Meskipun baru diluncurkan hitungan hari, situs www.revolusimental.go.id tidak lagi bisa diakses. Tidak bisa diaksenya situs tersebut itu menjadi pemberitaan berbagai media cetak maupun elektronik. Ketika mencoba mengakses situs revolusimental itu, muncul tulisan yang pada intinya menyatakan “ Terima kasih atas saran dan masukannya terhadap web revolusimental.go.id. Sejak awal dalam melaksanakan
Senin, 24 Agustus 2015
Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan
Jika dinyatakan kesehatan yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis, maka pelayanan kesehatan merupakan satu aspek penting dalam upaya mencapai masyarakat yang sejahtera. Pertanyaannya, apakah yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu ? Secara yuridis (hukum) yang dimaksudkan dengan pelayanan kesehatan adalah setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan
Selasa, 18 Agustus 2015
Law Firm dan cara Mendirikannya
Bagaimanakah cara mendirikan law firm ? Pertanyaan ini tentu sering singgah dalam kepala seorang calon sarjana hukum atau calon advokat. Dan, ketika calon sarjana hukum atau calon advokat itu sudah menjadi sarjana hukum atau advokat, maka soal bagaimana mendirikan law firm (firma hukum) tentu menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Hal ini tentu jika si-sarjana hukum atau advokat bersangkutan ingin
Kamis, 13 Agustus 2015
Keadilan Bagi Semua Orang (justice for all) dan Pelaksanaannya di Pengadilan
Catatan Akmad Kholil Irfan, SH. S.Ag. MH.
Keadilan merupakan salah satu tujuan dari setiap sistem hukum, bahkan merupakan tujuannya yang terpenting. Masih ada tujuan hukum yang lain yang juga selalu menjadi tumpuan hukum, yaitu kepastian hukum, kemanfaatan dan ketertiban. Disamping tujuan hukum, keadilan juga bisa dilihat sebagai suatu nilai (value). Bagi suatu kehidupan manusia yang baik,
Kamis, 06 Agustus 2015
Sulit Mencari Guru Bahasa yang Menyenangi Sastra
Pengamat pendidikan, Drs. Wandra Ilyas menyatakan, kalau dikatakan apresiasi sastra siswa di sekolah belum lagi menggembirakan, penyebabnya bukan karena kurikulum pengajaran yang tidak baik, tapi justru karena ketidakmampuan guru dalam mengajarkan pelajaran sastra tersebut. Hal itu bisa kita lihat, betapa sampai sekarang kita sulit mencari guru bahasa Indonesia yang menyenangi pelajaran sastra.
Langganan:
Komentar (Atom)