Senin, 28 Maret 2016

“ Parewa Sato Sakaki “ Rusli Marzuki Saria


Catatan Dasril Ahmad



Esei-esei berbahasa Minang sebagai tulisan kolom "Parewa Sato Sakaki" karya penyair Rusli Marzuki Saria di Harian Haluan, Padang, setiap hari Minggu dari Oktober 2001 sampai Juni 2007, kini dalam persiapan untuk diterbitkan dalam bentuk buku. Berikut kita nikmati 2 esei dari 228 esei terkumpul, yaitu berjudul "Bari Aden Tambo" dan "Sanjato Melawan Puisi". ***



“Bari

Jumat, 25 Maret 2016

Mahat Nagari Seribu Menhir


Nagari Mahat terletak pada sebuah lembah, dipagari perbukitan dan mempunyai tiga (3) anak sungai , yaitu Batang Kincuang, Batang Sugak dan Batang Penawan yang ketiganya masuk ke Batang Mahat sebagai sungai terbesar, selain keindahan alam yang mempesona Nagari Mahat juga memiliki situs peninggalan kepurbakalaan yang dapat dijadikan sebagai objek wisata budaya dan penelitian.



Di Kenagarian

Sabtu, 19 Maret 2016

Eksotis Pesona Alam Di Kawasan Pelabuhan Muara Padang


Eksotis ! Kesan seperti itu selalu muncul disetiap kali kita mencoba menikmati keindahan alam di kawasan Pelabuhan Muara Padang. Biasanya Jembatan Siti Nurbaya selalu menjadi sasaran wisatawan yang ingin menikmati pesona alam di pelabuhan Muara Padang atau menyusur sisi lain di sepanjang muara Batang Arau dengan segala aktivitas pelabuhan.



Kapal-kapal ikan dan kapal-kapal pesiar merupakan

Rabu, 16 Maret 2016

Publikasi Putusan Sebagai Implementasi Good Governance Di Pengadilan



Oleh Akhmad Kholil Irfan, S.Ag, SH

Hakim Pengadilan Agama Sungai Penuh.




Indonesia adalah Negara Hukum, hal tersebut bisa kita lihat dalam konstitusi Negara kita, yaitu pada pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, “Negara Indonesia adalah Negara Hukum”. Kemudian pada pasal 28H, ayat (2) amandemen ketiga, dijelaskan bahwa “Setiap orang berhak mendapatkan

Kamis, 10 Maret 2016

Undang Dan Hukum Adat Alam Minangkabau


Fasal 1.1. Asal Adat



Asal Adat itu dari pada Tuhan Seru Sekalian Alam, yaitu lembaga yang diturunkan Allah, Patut dari pada Jibril As. Adat (tuntunan prilaku, akhlak) dari Muhammad, dan Nur itu kejadian sekalian alam. Semua berada pada sisi Iman, Islam, Tauhid, dan Makrifat. Bahwa Adat itu berdiri di atas alam, yang dikatakan lembaga ialah yang pertama dijadikan Tuhan. Karena itu terbagilah

Selasa, 08 Maret 2016

Sumber-Sumber Hukum


Sumber hukum merupakan suatu bagian penting bagi yang mempelajari hukum atau bagi mereka yang menaruh minat pada bidang hukum. Hal ini terlebih lagi dikarenakan cukup banyak orang yang hanya melihat undang-undang sebagai sumber hukum. Akibat dari pemahaman atas sumber hukum hanya undang-undang itu suatu pertimbangan atas suatu masalah hukum terasa kering dan bahkan mungkin dirasakan tidak

Senin, 07 Maret 2016

Dari 80 Tahun Rusli Marzuki Saria : Rusli Impresionistis Dan “ Monumen Safari ” Tonggak Perpuisian Di Sumbar


Oleh : Dasril Ahmad



Sebagai penyair di republik ini, nama Rusli Marzuki Saria sudah lama tercatat dalam sejarah Sastra Indonesia modern. Buku-buku puisi serta esai-esai yang ditulisnya dalam buku Monolog dalam Renungan, termasuk laporan-laporan perjalanannya ke luar negeri, senantiasa ditulisnya bernuansa puitik, bahkan terkesan seperti bakaba. Rusli termasuk penulis yang romantis dengan gaya

Sabtu, 05 Maret 2016

Melaksanakan Peraturan Daerah Yang Sah Bukan Perbuatan Melawan Hukum.



Tentu masih ada yang ingat dengan kasus korupsi yang melibatkan sejumlah anggota DPRD Sumbar beberapa tahun yang lalu ? Ada banyak hal yang bisa dipetik hikmahnya bagi penyelenggara pemerintahan di Daerah dari kasus dimaksud. Hikmah hukum itu setidaknya berdasarkan Putusan MA dalam perkara No.536 K/PID/2005 tanggal 10 Oktober 2007 dan sekaligus merupakan jurisprudensi MA, yang menyebutkan,

Orang Kaya Padang


Oleh: Darman Moenir



Seperti diberitakan Singgalang (3/3, halaman B-13), Walikota H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., Datuak Marajo akan mendata warga Kota Padang yang memiliki penghasilan berlebih. “Kalau biasanya warga kurang mampu yang kita data, besok tidak lagi. Justru orang kaya yang kita data.” 



Mengesankan!



Mahyeldi yang menjalani masa kecil dan sekolah di Bukittinggi punya ide cerdas

Kiat Menulis Cerpen Harris Effendi Thahar


Oleh : Dasril Ahmad



Pengantar



Pengarang Harris Effendi Thahar berceramah tentang “Kiat Menulis Cerpen” pada kegiatan Pelatihan Menulis Cerpen yang diadakan Studio Sastra Arab dan Islam, Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol, Padang, Sabtu, 12 Desember 1998 lalu. Ceramah cerpenis terkemuka Indonesia yang lahir 5 Januari 1950 di Tembilahan (Riau) dan berdomisili di kota Padang ini, diikuti 20 orang

Paragraf Pertama Merupakan Etalase Cerpen


Oleh : Dasril Ahmad



Untuk pedoman bagi anda, beberapa kiat menulis cerita pendek yang saya lakukan selama ini adalah sebagai berikut.



1. Paragraf Pertama



Paragraf pertama ini merupakan etalase sebuah cerpen. Bagi anda yang punya minat menulis, pasti punya minat membaca. Kalau kita tertarik menulis, itu konsekuensinya kita tertarik juga untuk membaca karangan orang lain. Ketika sebuah

Sangat Penting Mempertimbangkan Pembaca : Mencatat “Kiat Menulis Cerpen” Harris Effendi Thahar


Oleh : Dasril Ahmad



Kalau kita menulis cerpen itu untuk diri kita sendiri, ya, ndak perlu dipertimbangkan pembaca. Misalnya menulis di buku harian, tulis sajalah apa yang mau ditulis. Tulis sepuluh kali aku kesal, aku kesal, misalnya, ndak ada orang yang marah. Akan tetapi, kalau kita mempertimbangkan menulis itu untuk dibaca orang lain, berarti kita memproduksi barang yang nanti konsumennya

Mencatat “Kiat Menulis Cerpen” Harris Effendi Thahar: Menghidupkan Tokoh dan Fokus Cerita


Oleh : Dasril Ahmad



Sebenarnya  sebagai warga negara terpelajar, wajib bagi kita menguasai tatabahasa tulis yang berlaku umum, meliputi ejaan, bangun kalimat, paragraf dan lain-lain. Mustahil seseorang dapat mengekspresikan maksudnya dengan efektif melalui bahasa tulis, tanpa ia menguasai tatacaranya. Apalagi, seseorang pengarang dituntut menguasai bahasa tulis melebihi kemampuan rata-rata

Selasa, 01 Maret 2016

Ketentuan Hibah Dan Arti Penting Persetujuan Ahli Waris


Dalam pergaulan hidup masyarakat, seorang pribadi dapat menghibahkan harta benda (bergerak atau tidak bergerak) miliknya. Meskipun demikian, aturan dan syarat agar suatu perbuatan menghibahkan  itu sah  haruslah memperhatikan ketentuannya, baik ketentuan hukum perdata, hukum agama, dan juga dalam hukum adat yang hidup pada satu masyarakat hukum adat yang dipegang teguh di pemberi hibah.